Thursday, June 21, 2012

Jatuh Cinta

Topik yang sama, yang menarik (bagi banyak orang), hingga banyak orang menggunakan topik tersebut untuk menjelaskan sesuatu yang rumit:

Mentor marketing memakai adegan jatuh cinta untuk menjelaskan konsep marketing mix

Dosen kewirausahaan menggunakan topik jatuh cinta untuk memotivasi mahasiswanya berwirausaha

Dosen komunikasi mengambil contoh jatuh cinta dan pacaran untuk menerangkan tehnik negosiasi

...

Gadis-desa-lugu-imut pun senyum-senyum sendiri saat mereka mencoba menyampaikan materi yang seharusnya fine-fine saja dengan media yang agak kurang syar'i ~ya pacaran lagi, ya jatuh cinta lagi,, dibahas lagi deh.. hehe

Hingga tiba waktunya sang dosen memberi tugas: 'Coba kalian tulis di selembar kertas, kalau jatuh cinta dengan seseorang, apa yang kalian lakukan?'

Err, seriously asking? (mengerjap-ngerjapkan mata)

Yea yea, my genuine answer will be: take my mushaf, read it till I loose the feeling (it was the real thing that I did recently and the first thing that come up to my mind) - but I don't think it will be acceptable (jadi kenapa beliau bertanya kalau setiap jawaban yang dirasa anaeh akan di judge aneh? hehe)

Yea yea, kalau jatuh cinta dengan seseorang yang halal, tentunya jawaban saya ga akan se ekstrim itu -meski rasa tetap harus ditata, karena Allah harus tetap nomer satu, dan Rasulullah (pbuh)  harus tetap nomer dua. Tapi jatuh cinta, to random people, which is not yet halal, hmm.., I'm not in the mood to be involved with that..

Dan, setelah pemikiran yang cukup lama, akhirnya saya mencoba mencerna kalimat sang dosen dalam arti kata yang lebih luas: baiklah, jatuh cinta dengan seseorang, bayangkan saat jatuh cinta pada Rasulullah (pbuh), what do I do?

Ingin dekat ~in heaven (with him) I wanna be

Ingin tahu semua informasi tentang orang tersebut -Sirah Nabi-nya jangan sampe kelewat dibaca

Mendo'akan -perbanyak Shalawat menambah rahmat

Meneladani -jalankan sunnahnya


Cintai Nabimu, hingga mudah bagimu menjalankan sunnahnya ~Bidadari Bumi by Halimah Alaydrus


Salam,

dika
love them, until is fine for you even if they scream in your ears..

Monday, June 18, 2012

A Choice to be Tough

'A choice comes with some risks, and risks need to be handled responsibly'

Yes, finally I have my long lasting dream ever: continuing my study ~always grateful to Allah for that, Alhamdulillaah, Alhamdulillaah, Alhamdulillaah..

With all the risks, with all the mights: the bunch of gratitude will always give me a way out.. ~as promised by Allah, in His Holly Qur'an: Ibrahim verse 7

Bismillaah tawakkaltu Alallaah: with the name of Allah, to Whom I surrender myself..


dika,
summoning my ummi

Sunday, June 10, 2012

Where it Began

'Kena macet dan sampai di Tanjung Sari jam segini itu Alhamdulillaah, rasanya jadi bersyukur karena dulu pernah di Tanjung Sari yang di sana' [wink]

...

Kalo dipikir-pikir, rumah marco dulu ada karena penghuninya bedol desa dari Tanjung Sari ya? Hehe.. What a beautiful (and embarrassing moment):

Saat berombongan ke Crystal karena petugas masak-nya lagi ga masak,

Saat berduyun-duyun ke masjid buat shalat tarawih bareng,

Saat 'rame-rame' ngebuang daging sepanci yang dicurigai tidak disembelih secara halal [ehm],

Saat nonton film midnight bejubelan di ruang tamu,

Saat lari-lari riang mau berangkat liqo',

Saat beberes rumah hari minggu sambil nyetel musik dangdut keras-keras,

Dan saat, saat, saat, yang lainnya.. [tarik nafas]

Wew,, we were one big family back then ya?

...

Apa kabar kakak-kakak? Bismillaah semoga Allah menjaga niat dan amal kita selalu lurus di jalan-Nya. Barakallaahu fikum



dika

Alhamdulillaah Tanjung Sari pernah ada di amsterdam.. [warm smile]


Powered by Allah, the Most Merciful of All

Friday, June 8, 2012

Kondangan ~Kontroversi Abad Ini

Bohong dan diplomatis itu beda tipis. Membedakannya masih merupakan misteri yang rumit bagi gadis desa lugu (dan insya Allah salihah) seperti saya. Dan salah mendefinisikannya termasuk dosa yang (menurut saya) akan membuat saya terjerumus ke dalam dosa-dosa lainnya yang lebih besar, na'udzubillaah.

Dan kenapa juga orang mesti riweh soal status pernikahan orang terdekat-nya, sampai menganggap yang haram jadi halal, yang halal jadi aib.

Eniwei, just a morning talk (or morning mumbling ya? Hehe). Cuma saya kok masih ga setuju kalau didaulat bohong. Semoga semua tetangga cuma nanya: 'mbak dika sudah hamil belum?' atau 'mbak dika kapan nyusul punya momongan?' ~jadi dika dengan bahagia-indonesia-raya-merdeka bisa menjawab 'belum bu, mohon do'a-nya yaa..' (Sambil dalam hati bilang: do'ain dulu saya punya suami yang salih ya bu..)

...

Keheranan saya tetap terkumpul pada:

1. Kenapa status janda dianggap jauh lebih hina daripada status wanita yang pernah berzina

2. Kenapa orang-orang yang terdekat dengan kita (ehm, iya saya, bukan kita, hehe) masih menganggap status saya hina ~and I'm expecting a random 'salih' guy would accept my status? ~hmm, berharp itu gak dosa kok, apalagi berharap danmemohon pada Allah [wink]

3. Kenapa ustadz-ustadz itu bilang bahwa kita boleh berbohong, jika orang tua kita menyuruh kita berbohong, atas nama birul walidain ~ehm, ustadz salih, afwan, orang tua tetap bukan Allah,, maturnuwun

Sudahlah,, ga perlu heran, ga perlu mikir, cukup buat rencana hidup, dan kerjakan. Sisanya serahkan kepada Allah. Allahulmusta'an

'Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu' QS. Muhammad (47) : 7


dika
Berlindung kepada Allah dari godaan penyakit hati,, astaghfirullaah

Thursday, June 7, 2012

He-euw.. Jadi kangen ternate.. Habis cerita-cerita sama temen soal ternate tadi.. (barakallaahu fikum)

Yang bikin kangen bukan kantornya, bukan pemadaman listrik bergilirnya, bukan juga kontrakan kecil yg penuh warna-nya, tapi orang-orangnya

Betapa orang-orang itu sangat sederhana memaknai hidup ~hingga jika ditarik benang merah, kita bisa dengan cepat menarik kesimpulan bahwa hidup adalah tentang bersyukur

Apa pun yang sudah kamu dapat sekarang, bagaimanapun keadaannya, bersyukurlah

Bersyukur meski listrik mereka harus pemadaman bergilir tiap berapa jam ~kalau punya uang, belilah jenset, kalau ga punya, ya hidup tetap indah meski dalam gelap

Bersyukur meski air baru menyala tiap dua hari sekalia ~kalau punya uang, belilah bak penampungan, kalau ga punya, ya jangan pakai air banyak-banyak, Rasul juga mengajarkan hemat air to?

Bersyukur meski untuk ke kantor atau ke bank mereka harus menyebrang pulau ~kalau punya uang, beli rumah di setiap pulau, kalau ga punya ya ikhlash pp naik ferry atau speedboat -do'a orang safar di-ijabah kan?

Bersyukur meski ditegur orang bank karena tanda tangan kepala dinasnya kurang dan mereka harus bolak-balik menyebrang pulau lagi demi administrasi, birokrasi ~haha, iya, petugas bank-nya galak dan patuh peraturan [wink]

Bersyukur, bersyukur, bersyukur

Dalam keluguan mereka,
Dalam teduh wajah mereka,
Dalam tulus senyum mereka,
Dalam kesederhanaan reaksi mereka,
Sungguh banyak hal yg bisa kita pelajari, saya pelajari

Alhamdulillaah, Alhamdulillaah, Alhamdulillaah..

Trimakasih atas kesempatan indah yang Kau berikan untuk menengok saudara-saudara-Ku di sana ya Rabb.. Berkahi mereka dan lembutkan hati mereka agar dapat memaafkan kesalahan-kesalahan dika,, aamiin..


dika,
smiling

Wednesday, June 6, 2012

Happily Overheated

Struggling to seize 36 hours into a day ~very much like me, hehe

Start to get overheated here, Alhamdulillaah (it's always a good sign for me, and always urge lots of positive energy for my soul ~regardless some limits on my physical condition, oh I'm so not young anymore, hehe)

Started by: I have soo many things I have to do: assignments, homework, research, chores, jobs, and studies

Followed by: I have soooo many many things I want to do: Alleyya Chic, Da'arut Tauhiid, Wisata Hati, Halaqoh, Neighborhood, blog (or blogs)

Ended by: I have sooooo many many many regulations attached to me: internal and external

So then, just wanna say thanks to all lovely people that inspire me, also to these two beautiful ladies who inspire me to write (and always inspire me with their writings): mba nez (http://hellonez.wordpress.com/) & mba iphien (http://elvinpriyadi.blogspot.nl/) ~drawback of posting from my email, I can't make a hyperlink..

Finally, let's get started. First thing first.

Finish all the things I have to do.

Live a life by doing things I want to do.

And being responsible (or amanah) by obeying all regulations


Barakallaahu fiik, Allahulmusta'an



dika,
nothing without Allah

Sunday, June 3, 2012

Jurus Anti Galau

Heisss,, begini ini,, jadi pengen patah hati lagi de.. (ups, ga la ya,, pengennya semua berakhir dengan damai-bahagia-indonesia-raya-merdeka, Aamiin)

Satu sms pendek, yg selalu sukses bikin saya berkaca-kaca saat mengingatnya (sebelum akhirnya diakhiri dengan do'a do'a untuk si pengirim sms) adalah: 'yang kuat yaa, tapi kalo ga kuat, ke sini aja, sama-sama aku'

Well, oke, untuk 'ke situ' sama sekali bukan opsi yang halalan toyyiban,, jadi pilihannya tinggal di sini, jadi kuat dan di sini

Dan, sebelum saya lupa dan galau sempurna, ada baiknya mengingat kembali langkah anti galau a la chef dika, hehe:

1. Banyakin tilawahnya, ingat, rumusnya: galau itu pertanda kurang tilawah

2. Banyakin shalatnya: 'mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan shalat' (karena poin sabar masih dalam pembelajaran dan remang-remang, marilah kita semangad mengerjakan poin shalat ~semoga akhirnya dimudahkan Allah untuk mencapai poin sabar)

3. Banyakin puasanya, ingat rumusnya: puasa adalah ibadah termudah di saat futur melanda

4. Banyakin dzikirnya: 'perbanyaklah menyebut nama-Ku, agar mau beruntung'

5. Banyakin ta'awudz-nya: kalimat yg jika diucapkan dapat meredakan marah ~yg penting YAKINN marahnya bisa reda

6. Banyakin wudlu-nya: biar adem


Jaga kesehatan, untuk mendekat ke Allah di tengah badai, diperlukan energi dan semangat dua kali lipat: man jadda wa jada meisje, sterkte! [wink]


dika,
Allahulmusta'an